Langkah Besar Industri Migas: Pertamina Hulu Energi Rilis Hasil Eksplorasi Terbaru

Potensi migas dari kegiatan eksplorasi kami telah menghasilkan tiga temuan besar, yaitu satu di NSO, sumur R2, kemudian East Pondok Aren 001. (petrotrainingasia.com)

Bagaimana perkembangan industri migas di Indonesia? Langkah besar telah diambil oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam mengeksplorasi ladang minyak dan gas bumi di Indonesia. Dalam sebuah rapat dengar pendapat dengan Komisi VII Jakarta hari ini, Direktur Utama PHE, Chalid Said, mengungkapkan hasil eksplorasi yang menggembirakan. Tiga sumber migas dengan potensi besar, yang sering disebut sebagai ‘big fish’, telah berhasil ditemukan pada tahun 2023. Ketiga sumber migas tersebut adalah NSO R-2, East Pondok Aren-001, dan East Akasia Cinta-001.

Chalid Said menjelaskan soal industri migas, “Potensi migas dari kegiatan eksplorasi kami telah menghasilkan tiga temuan besar, yaitu satu di NSO, sumur R2, kemudian East Pondok Aren 001 di Jawa Barat, dan East Akasia Cinta.”

Selain itu, PHE juga telah mengambil langkah signifikan dalam pengembangan migas non-konvensional (MNK) dengan mengebor Sumur Gulamo di Blok Rokan. “Kami telah memulai pengembangan MNK di Wilayah Kerja Rokan, dan saat ini sedang menyelesaikan pengeboran sumur kedua di Kelor untuk MNK ini,” ungkap Chalid Said.

Dalam laporan realisasi produksi, PHE mencatat pencapaian yang membanggakan pada tahun 2023. Produksi minyak mencapai 415 ribu barel per hari (MBOPD), yang setara dengan 68% dari total produksi minyak nasional, sementara produksi gas mencapai 2.388 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), menyumbang 33% dari total produksi gas nasional.

Tak hanya itu, aktivitas pengeboran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2023, PHE berhasil menyelesaikan pengeboran sebanyak 799 sumur, meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kami. Langkah-langkah ini tidak hanya memberikan kontribusi besar terhadap industri migas nasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tambah Chalid Said.

Dengan temuan baru ini, harapan akan meningkatnya produksi migas dalam negeri semakin menguat. Hal ini tentu menjadi berita baik bagi industri energi dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Langkah strategis PHE dalam mengeksplorasi dan mengembangkan potensi migas di Indonesia patut diapresiasi, dan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Demikian informasi seputar perkembangan industri migas di Indonesia. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Wisatahouse.Com.