Investasi Rp39 Miliar Revitalisasi Kota Tua Jakarta, PT Triyasa Propertindo Selesaikan Penataan Pedestrian

Revitalisasi Kota Tua senilai Rp39 miliar direalisasikan dengan pedestrian dan penataan jalan yang berada di Jalan Lada sepanjang 390 meter dan Jalan Kalibesar Timur sepanjang 208 meter. (Expedia.co.id)

Kawasan Kota Tua Jakarta terus berbenah dengan penataan pedestrian terbaru yang telah selesai dilaksanakan oleh PT Triyasa Propertindo, sebuah perusahaan swasta bidang properti. Proyek revitalisasi ini menelan biaya investasi sebesar Rp39 miliar, mencakup penataan jalan trotoar di Jalan Lada dan Jalan Kali Besar Timur, Jakarta Barat.

Direktur PT Triyasa Propertindo, Sigit Priambodo mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya konversi izin prinsip yang diberikan oleh DPMPTSP DKI Jakarta kepada PT Aruna Kirana, anak perusahaan Triyasa.

“Revitalisasi senilai Rp39 miliar direalisasikan dalam bentuk pembuatan pedestrian dan penataan jalan yang berada di Jalan Lada sepanjang 390 meter dan Jalan Kalibesar Timur sepanjang 208 meter,” ujar Sigit dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu lalu.

Investasi di Kota Tua ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pejalan kaki di kawasan yang kaya akan nilai historis dan artistik.

Sigit menambahkan, “Perusahaan bangga dapat turut berkontribusi dalam proyek revitalisasi Kota Tua yang merupakan salah satu kawasan legendaris di Jakarta dengan nilai historis, arsitektur, dan lanskap wilayah yang bernilai seni tinggi.”

Proyek ini juga sebagai bentuk pelaksanaan dari izin prinsip konversi kewajiban pembiayaan dan pembangunan rumah susun murah/sederhana yang dikeluarkan oleh DPMPTSP DKI Jakarta. Penataan pedestrian di Kota Tua ini telah diserahkan secara resmi kepada Pemprov DKI Jakarta pada awal Mei lalu.

“Dengan adanya revitalisasi Kota Tua Jakarta melalui pembuatan trotoar ini, diharapkan dapat memberikan kenyamanan warga Jakarta khususnya ketika berada di Kota Tua Jakarta,” kata Sigit.

Selain untuk kenyamanan, revitalisasi ini juga mendukung kawasan rendah emisi (low emission zone) di Kota Tua. Penataan trotoar yang dilengkapi dengan blok pengarah (guiding block) ini dirancang agar ramah bagi penyandang tunanetra, serta meminimalisasi mobilitas kendaraan pribadi guna menekan polusi.

Investasi di Kota Tua oleh PT Triyasa Propertindo menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih baik dan berkelanjutan. Kawasan ini kini diharapkan menjadi lebih ramah bagi pejalan kaki dan menjadi destinasi favorit warga serta wisatawan yang ingin menikmati keindahan dan sejarah Kota Tua Jakarta. Demikian informasi seputar investasi Kota Tua Jakarta yang digunakan untuk penataan pedestrian terbaru. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Wisatahouse.Com.